LIPUTANINSPIRASI, Sidoarjo – SMP YPM 1 Taman menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu (28/10/2026) pagi.
Upacara yang berlangsung khidmat di halaman sekolah tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf dengan mengusung semangat refleksi Sumpah Pemuda bagi pelajar.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) SMP YPM 1 Taman, Moh. Ibnu Athoillah, menyampaikan amanat penting yang dititipkan oleh Kepala SMP YPM 1 Taman, Dra. Hj. Indah Murfidah.
Dalam amanat tersebut, pihak sekolah menekankan agar seluruh murid senantiasa berperilaku sesuai dengan identitas dan moralitas luhur sekolah yang terangkum dalam 3 Pilar Utama Murid YPM Hebat.
”Sumpah Pemuda bukan sekadar menghafal teks ikrar masa lalu, melainkan bagaimana kita mewujudkannya dalam tindakan nyata sehari-hari di lingkungan sekolah,” ujar Moh. Ibnu Athoillah di hadapan ratusan peserta upacara.
Ia menjelaskan ada tiga perwujudan makna Sumpah Pemuda yang wajib diimplementasikan oleh para murid.
yaitu , Menjaga Persatuan dan Menolak Perundungan (Anti-Bullying). Sekolah menegaskan bahwa keberagaman karakter dan latar belakang siswa merupakan kekayaan, bukan alasan untuk berkelompok atau saling membatasi interaksi.
Perwujudan nyata pilar ini dilakukan dengan saling menghargai pendapat, berbagi catatan pelajaran, serta menutup rapat ruang bagi segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.

Kedua, Berjuang Melawan Kemalasan. Jika pahlawan masa lalu mengangkat senjata melawan penjajah fisik, medan perang murid hari ini adalah melawan rasa malas di dalam diri. Murid diajak untuk membatasi aktivitas penelusuran media sosial tanpa arah, menghentikan kebiasaan menunda tugas, dan menggantinya dengan fokus belajar, disiplin, mengukir prestasi akademik maupun non-akademik, serta membiasakan diri membaca buku dan menulis.
Ketiga. Bangga pada Identitas Bangsa. Peringatan Sumpah Pemuda menjadi pengingat untuk tidak kehilangan identitas. Murid diajak bangga berbahasa Indonesia dengan baik, bangga menggunakan produk lokal, serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dan budi pekerti yang diajarkan di sekolah, sekaligus menjauhi segala hal yang mengarah pada radikalisme.
Untuk membentengi diri di era digital, sekolah meminta para siswa mengamalkan landasan moral utama yang tercantum dalam pedoman resmi sekolah.
”Oleh karena itu, murid wajib mengamalkan 3 Pilar Utama Murid YPM Hebat secara utuh untuk membentengi diri di era digital, yaitu:
Tuturku Santun. Berbicara sopan dan menghargai setiap orang dalam interaksi langsung maupun di media sosial.
Sikapku Beradab. Menghormati guru, peduli terhadap teman, serta aktif menjaga kelestarian lingkungan sekolah.
Penampilanku.
Bermartabat. Selalu berpenampilan rapi, bersih, sederhana, dan disiplin berpakaian sesuai aturan sekolah,” pungkasnya.(Ss/aba)




