LIPUTANINSPIRASI, Pasuruan – Keberhasilan klub berjuluk Laskar Santri Mbeling ini berkat kemenangan saat menghadapi Persinga Ngawi di Stadion Mandala Krida di Jogjakarta, Rabu ( 08/07/26) sore, meski kemenangannya dramastis, lantaran menang adu penalti dengan skor 5-4.
Lima algojo penendang telah disiapkan, yakni M Nurhacqiqi, Ahmad Burhan Afiludin, Racksa Surya Wijaya, Saifullah dan Muhammad Ardiansyah Putra. Mereka semuanya sukses memasukkan bola ke jala gawang kiper Persinga Ngawi.
Manajer Pasuruan United Fitroh Mucharrom menjelaskan, kedua tim bermain bagus, dan sama-sama disiplin.
Sebelumnya, Pasuruan United sudah pernah bertemu. Sehingga Pasuruan United sudah bisa mengantisipasi dan mempelajari laga di semifinal, meski sebenarnya permainan berjalan ketat.
“Berkat permainan bagus dan disiplin, akhirnya keluar menjadi pemenang di derby Jatim ini. Patut disyukuri, sesuai dengan target yang diharapkan,” katanya.
Di partai puncak babak final nanti, Pasuruan United akan menghadapi Pesik Kuningan yang dalam laga semifinal juga berhasil menang dari drama adu penalti dengan skor 5-4 atas PS Ngada. Adu penalti ini setelah keduanya bermain imbang 1-1.
Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa tim Pasuruan United ingin mengejar mimpi besar yakni selain lolos ke liga 3, mereka juga tetap berjuang keras menjadi campium di ajang bergengsi tersebut
Untuk memberikan reward atas prestasi Ricko Hardiansyah dan Kawan Kawan melaju ke babak final, pihak manajemen segera menggelontorkan bonus. (emil/Pemkab)





