LIPUTANINSPIRASI, Lamongan – Keberhasilan Kabupaten Lamongan mempertahankan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras para petani yang terus menjaga produktivitas pertanian. Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menyampaikan apresiasi kepada para petani saat menghadiri kegiatan Sedekah Bumi, Minggu (31/5) di Dusun Sambong, Desa Barurejo, Kecamatan Sambeng.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati yabg akrab disapa Mas Dirham berdialog langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi sekaligus membahas berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, khususnya menghadapi potensi kemarau panjang pada tahun 2026.
“Keberhasilan Lamongan menjadi daerah dengan produksi padi tertinggi di Jawa Timur merupakan hasil kerja keras para petani yang selama ini terus menjaga produktivitas lahan. Pemerintah Kabupaten Lamongan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani yang telah berkontribusi menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional,” tutur Mas Dirham.
Tahun 2025 produksi padi Kabupaten Lamongan mencapai 1,33 ton, menjadikan Kota Soto sebagai daerah produksi padi tertinggi di Jawa Timur. Capaian tersebut memperkuat posisi Lamongan sebagai salah satu daerah penyangga pangan utama di Indonesia.
Menghadapi prediksi musim kemarau yang berpotensi berlangsung lebih panjang, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melakukan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan sektor pertanian tetap produktif. Salah satunya melalui penguatan infrastruktur pengairan dan penyediaan sumber air bagi lahan pertanian.
“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan petani tetap terpenuhi. Kita terus berupaya menyediakan akses air melalui berbagai program, mulai dari pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi tersier, normalisasi embung, hingga penguatan sarana pengairan lainnya. Upaya ini juga dilakukan melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah pusat,” jelas Mas Dirham.
Selain persoalan pengairan, para petani juga menyampaikan aspirasi terkait distribusi pupuk bersubsidi.
Mas Wabup menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi prioritas pembangunan Kabupaten Lamongan. Selain menjaga produktivitas pangan, pembangunan infrastruktur pertanian juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, petani, serta seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis sektor pertanian akan terus tumbuh dan mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim yang berdampak pada pola musim dan ketersediaan air.(Pemkab)





