LIPUTANINSPIRASI, Mojokerto – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan di era digital. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Hal tersebut disampaikan Bupati Mojokerto yang akrab disapa Gus Barra saat menghadiri Gelar Syukur Parenting Kelulusan dan Peresmian Gelanggang Olahraga (GOR) SMP Negeri 1 Ngoro dengan tema “Orang Tua Adaptif, Gen Z Berkarakter: Peran Orang Tua dalam Membentuk Remaja Tangguh di Era Digital”, pada Senin (8/6) siang.
Kegiatan yang berlangsung di GOR SMP Negeri 1 Ngoro tersebut diawali dengan penampilan Tari Wanci Kahuripan yang dibawakan oleh siswa-siswi setempat. Tarian yang sarat makna tentang perjalanan kehidupan dan pembentukan karakter itu berhasil memukau para tamu undangan serta menambah semarak suasana acara yang turut dihadiri Ketua TP PKK, Perwakilan DPRD, Kepala Dinas Pendidikan, Forkopimca Ngoro, tenaga pendidik, orang tua siswa, alumni, dan mitra sekolah.
Gus Barra menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SMP Negeri 1 Ngoro atas terselenggaranya kegiatan yang mampu memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
“Hari ini merupakan momentum yang membahagiakan sekaligus membanggakan. Kita memperingati kelulusan siswa-siswi kelas IX, menyelenggarakan kegiatan parenting bersama orang tua, dan pada saat yang sama meresmikan Gedung Olahraga SMP Negeri 1 Ngoro. Kehadiran seluruh pihak pada kesempatan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan merupakan hasil kerja bersama antara sekolah, keluarga, masyarakat, alumni, dunia usaha, dan pemerintah,” ungkapnya.
Gus Barra mengaku bangga terhadap perkembangan SMP Negeri 1 Ngoro yang terus menunjukkan kemajuan dari waktu ke waktu. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang yang luas bagi pengembangan karakter, kepemimpinan, kreativitas, olahraga, seni, dan berbagai potensi yang dimiliki peserta didik.
Lebih lanjut, ia menilai tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini. Perkembangan teknologi dan informasi yang berlangsung sangat cepat telah menghadirkan banyak peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda.
“Kita menyadari bahwa anak-anak tumbuh di tengah kemudahan akses informasi, perkembangan media sosial, dan perubahan lingkungan yang sangat dinamis. Karena itu, pendidikan anak tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga,” jelasnya.
Menurut Gus Barra, apa yang diajarkan oleh guru di sekolah perlu diperkuat melalui perhatian, keteladanan, pengawasan, dan pendampingan dari orang tua di rumah. Oleh sebab itu, para orang tua dituntut untuk semakin adaptif dalam memahami perkembangan zaman.
“Menjadi orang tua yang adaptif berarti mampu memahami perkembangan zaman, membangun komunikasi yang baik, menjadi sahabat bagi anak-anak, sekaligus memberikan arahan dan nilai-nilai kehidupan yang benar. Anak-anak tidak hanya membutuhkan dukungan materi, tetapi juga perhatian, motivasi, keteladanan, pendampingan, dan doa dari orang tua agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter,” tuturnya.
Ia menambahkan, ketika sekolah dan orang tua memiliki visi yang sama serta saling mendukung dalam mendampingi anak-anak, maka akan tercipta kolaborasi yang kuat dalam melahirkan generasi yang cerdas, percaya diri, berkarakter, dan mampu meraih prestasi terbaik sesuai potensinya.
Menurutnya, hal tersebut juga sejalan dengan Misi Kedua Catur Abhipraya Mubarok Kabupaten Mojokerto, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang tangguh, cerdas, terampil, produktif, dan berkarakter melalui peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Pada kesempatan tersebut, Gus Barra juga memberikan motivasi kepada para siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Saya berharap seluruh siswa yang hari ini lulus dapat melanjutkan pendidikan dan tidak ada yang berhenti sekolah ataupun putus sekolah. Pada tahun 2045, Indonesia akan genap berusia 100 tahun. Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, bangsa ini membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, sehat, produktif, dan berdaya saing. Kalianlah yang akan menjadi generasi produktif yang menentukan arah kemajuan bangsa pada masa tersebut,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para siswa agar terus belajar dengan sungguh-sungguh, membangun karakter yang baik, serta memilih lingkungan pergaulan yang positif. Menurutnya, lingkungan dan relasi yang dibangun sejak usia sekolah akan sangat memengaruhi perjalanan hidup di masa depan.
Selain menghadiri kegiatan parenting dan syukuran kelulusan, pada kesempatan yang sama Gus Barra juga meresmikan Gedung Olahraga (GOR) SMP Negeri 1 Ngoro. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan bakat dan prestasi siswa, khususnya di bidang olahraga.
“Keberadaan GOR ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik, khususnya di bidang olahraga, kesehatan, dan pembentukan karakter. Melalui olahraga, anak-anak belajar tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, kerja sama, kepemimpinan, daya juang, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut merupakan bekal penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas,” ujarnya.
Gus Barra berharap fasilitas olahraga tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh warga sekolah. Ia juga berharap dari SMP Negeri 1 Ngoro akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Mojokerto, bahkan Indonesia di tingkat yang lebih tinggi.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Gus Barra menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kemajuan SMP Negeri 1 Ngoro, mulai dari para guru, komite sekolah, alumni, pemerintah desa, mitra industri, hingga seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung dunia pendidikan.
“Dengan memohon ridha Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gedung Olahraga SMP Negeri 1 Ngoro pada hari ini secara resmi saya nyatakan diresmikan dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (Dhn/Kominfo)





