LIPUTANINSPIRASI, Sidoarjo— Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sidoarjo terus berupaya menekan angka pengangguran, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal melalui program pemagangan, baik di dalam maupun luar negeri.
Untuk program pemagangan dalam negeri, Disnaker mengalokasikan rencana anggaran pada tahun 2027 mendatang.
Targetnya, sebanyak kurang lebih 260 calon peserta akan ditempatkan di berbagai perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Sidoarjo.
”Pemagangan dalam negeri ini dikhususkan bagi masyarakat umum dengan kualifikasi mayoritas lulusan SLTA (SMA/SMK). Kelompok lulusan ini menjadi fokus utama karena tiap tahunnya menyumbang pencari kerja terbanyak,” terang Kepala Dinaker Sidoarjo, Dwi Eko Saptono usai mengikuti Launching KISI di Pendopo Kabupaten Sidoarjo pada (16/9/2026) siang.
Sementara itu, untuk program pemagangan luar negeri, Disnaker Sidoarjo memfasilitasi dan mengawal warga Sidoarjo yang berminat meniti karier di mancanegara. Saat ini negara tujuan utama yang paling dominan adalah Jepang, disusul beberapa negara di wilayah Eropa.
Meskipun peluang terbuka lebar, jumlah peserta yang diberangkatkan masih terlolong minim dan belum memenuhi kuota target yang disediakan.
”Kemarin kami ada kuota 50 orang, namun belum terpenuhi sepenuhnya. Kendala utamanya ada pada pemenuhan persyaratan standar, seperti penguasaan bahasa dan pemahaman budaya negara tujuan, khususnya Jepang,” jelas Pak Dwi_sapaan akrabnya.
Meski demikian, beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sidoarjo telah menjalin kerja sama langsung dengan mitra di Jepang. Para siswa SMK tersebut telah dilatih dan disiapkan sejak awal untuk memenuhi kualifikasi industri di sana.
Menurutnya program pemagangan luar negeri yang difasilitasi, diprioritaskan bagi lulusan jenjang Sarjana (S-1). ”Karena saat ini, sektor yang paling banyak membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia, khususnya warga Sidoarjo adalah tenaga kesehatan. Sektor kesehatan ini sangat diminati dan dibutuhkan di kawasan Asia Timur serta Asia Barat,” katanya.
”Oleh karena itu kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para lulusan sarjana dan tenaga kesehatan, untuk memanfaatkan peluang pemagangan luar negeri ini secara optimal,” himbaunya.(mad/aba)




