LIPUTANINSPIRASI, — SMK Telkom Sidoarjo kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam dunia pendidikan vokasi di tanah air. Tidak hanya sekadar mempersiapkan para peserta didik untuk menghadapi pesatnya era kecerdasan buatan, sekolah ini berhasil memimpin transformasi pendidikan vokasi berbasis Artificial Intelligence (AI) di Indonesia.
Gelar sebagai Center of Excellence Artificial Intelligence dibuktikan secara nyata melalui prestasi gemilang di kancah nasional. Tim siswa SMK Telkom Sidoarjo sukses menyabet gelar Juara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional Bidang Artificial Intelligence Tahun 2026.
Keberhasilan luar biasa ini diraih oleh tiga siswa berprestasi dari Angkatan 6, yaitu Ilham Yudistira S.A, Ahmad Nabil Fauzan A dan Revano Satya Pandega.
Kepala SMK Telkom Sidoarjo, Abror, S.Hum M.Pd, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian para siswa.
Menurutnya, raihan prestasi di tingkat nasional ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari perencanaan dan persiapan ekosistem pendidikan yang matang.
”Prestasi ini merupakan hasil sinergi antara kualitas sumber daya manusia, kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan industri, serta dukungan infrastruktur berkelas, termasuk kepemilikan server Artificial Intelligence yang memungkinkan pengembangan, pelatihan, dan implementasi teknologi AI secara mandiri,” ungkap Abror.
Penguasaan teknologi AI di SMK Telkom Sidoarjo diproyeksikan untuk melangkah lebih jauh dari sekadar penggunaan alat atau aplikasi modern. Sekolah berkomitmen membentuk talenta digital yang memiliki pemahaman mendalam serta mumpuni dalam menciptakan solusi konkret.
”Kami percaya bahwa pendidikan vokasi harus melahirkan inovator, peneliti, dan talenta digital yang tidak hanya mampu menggunakan kecerdasan buatan, tetapi juga mampu mengembangkan dan menciptakan solusi AI yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, industri, dan kemajuan Indonesia,” tutupnya.
Abror tegaskan, dengan pencapaian di LKS Nasional 2026 ini, SMK Telkom Sidoarjo semakin memperkuat langkahnya sebagai tolok ukur (benchmark) pencetakan SDM unggul di bidang kecerdasan buatan bagi generasi muda Indonesia.(mad/aba)




