LIPUTANINSPIRASI, Sidoarjo – Sebanyak 321 siswa SMP YPM 1 Taman melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar selama dua hari. Kegiatan ini menjadi tolok ukur penting dalam mengevaluasi kemampuan literasi, numerasi, serta karakter siswa di lingkungan sekolah.Senin(6/4/2026).
Pelaksanaan TKA di SMP YPM 1 Taman dilaksanakan pada tanggal 6-7 April 2026. Terpantau berjalan tertib dan lancar Pada hari pertama, Senin, para siswa dihadapkan pada materi Matematika dan Survei Karakter. Sementara itu, pada hari kedua, materi yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia dan Survei Lingkungan Belajar.
Kepala SMP YPM 1 Taman, Dra. Hj. Indah Murfidah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya kepada tim pengawas ujian silang antar sekolah. Beliau berharap kolaborasi yang baik dapat menjaga kualitas pelaksanaan ujian hingga akhir.

”Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengawas. Pesan kami, mari kita kawal bersama agar pelaksanaan TKA ini tetap berjalan dengan baik, lancar, dan objektif demi masa depan anak didik kita,” ujar Dra. Hj. Indah Murfidah.
Kegiatan TKA dimulai setiap pagi pukul 07.00 hingga 08.45 WIB. Pada sesi Matematika, siswa wajib menyelesaikan 30 butir soal dalam durasi 75 menit. Sisa waktu kemudian digunakan untuk mengisi Survei Karakter yang terdiri dari variasi 18, 20, hingga 21 item soal.
Ketua Panitia TKA, Nur Ridho, S.P., menegaskan bahwa kesiapan teknis telah dimatangkan sejak awal, termasuk pendistribusian nomor Login ujian yang diterima dari Dinas pada siang hari sebelumnya.
Meski secara umum berjalan tanpa kendala teknis, para siswa mengaku harus berjuang ekstra dalam memahami teks soal yang cukup panjang. Hal ini diungkapkan oleh M. Rayyan Nafiz, siswa kelas IX.
”Soalnya sebenarnya cukup mudah dipahami, namun kami merasa waktunya sedikit kurang karena banyak bacaan yang harus dianalisis secara teliti,” ungkap Rayyan.
Kegiatan TKA ini diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai kualitas pembelajaran di SMP YPM 1 Taman, sekaligus memetakan aspek karakter dan lingkungan belajar guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di masa mendatang.(Ss/aba)





