LIPUTANINSPIRASI, Sidoarjo— SMK Negeri 1 Buduran yang baru saja melauching Tefa (Teaching Factory) Collaboration and Test Food mendapat sambutan luar biasa dari para undangan, yang kebanyakan dari dunia industri juga dari lembaga pendidikan.
Karena sudah dinilai sangat layak, hasil karya siswa SMK Negeri 1 Buduran kualitasnya sudah sama dengan industri perhotelan berbintang, kuliner maupun catering pada umumnya.
Hal tersebut diungkapkan oleh para undangan yang ikut serta menikmati test food dan melihat keliling kokasinya yang sudah representatif.
“ Tefa Pawon Satu dan Kopi Satu bagi saya sangat excited untuk berbagi pengalaman,” ungkap Fatkul Hadi Humas SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo.
“Saya baru saja mencoba menunya, dan wow, rasanya luar biasa ! Makanan yang disajikan sangat lezat dan kopi yang mereka sajikan juga sangat spesial. Saya sangat puas dengan pelayanan dan kualitas makanan mereka,” ungkapnya lagi.
Mereka benar-benar tahu cara membuat pelanggan merasa spesial. Saya sangat merekomendasikan Pawon Satu dan Kopi Satu untuk acara spesial.
“Terima kasih Tefa Catering Pawon Satu dan Kopi Satu atas pengalaman yang luar biasa, Selamat untuk SMK Negeri 1 Buduran,” ucap Fatkhul Hadi.
Ungkapkan yang sama juga didampaikan oleh Humas SMK Antartika 1 Sidoarjo, Robby mengaku kalau secara keseluruhan sudah baik, apalagi makanan-makanannya juga sangat enak. “Jadi sudah sangat layak dilaunching dan diperjual belikan kepada kalayak umum,’ ungkapnya.
Sebagai masukan, untuk tempat sudah baik, tinggal peningkatan ketika hujan saja, tempat parkir motor masih tergenang air atau banjir. “Dan penghubung dari cafe coffe ke bakery nya belum ada. Selebihnya sudah baik semua,” kata Pak Robbi_sapaan akrabnya.
Kepala SMK Krian 2 Sidoarjo, Indra Wahyu Suliswanto, S.Pd M.pd juga mengucapkan selamat dan sukses atas diresmikannya Tefa terintegrasi dari SM Negeri 1 Buduran.
Menurutnya, tujuan implementasi TEFA ini adalah untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik industri dengan menciptakan lingkungan belajar.
“Seperti industri nyata, memastikan lulusan punya keterampilan siap kerja (hard skill & soft skill), serta kemandirian (kewirausahaan) sesuai standar dunia kerja,” jelasnya pada (2/1/2026).
Lanjutnya, jadi pentingnya TEFA terletak pada kemampuannya menghasilkan SDM kompeten yang relevan dengan kebutuhan industri, meningkatkan daya saing, dan mempersiapkan lulusan untuk langsung terjun ke dunia kerja atau berwirausaha mandiri, mengatasi tantangan dunia industri modern.
“Saya yakin, inplementasi Tefa ini akan sangat bermanfaat untuk peserta didiknya,” pungkas Pak Indra_sapaan akrabnya.(mad/aba)





