LIPUTANINSPIRASI, Sidoarjo – SMP YPM 1 Taman menggelar Seminar Parenting bertema “Membangun Generasi Cerdas Berkarakter Mulia” dengan menghadirkan ratusan orang tua siswa kelas VI SD/MI bertempat di Hall Grha Anugrah Gusti 2 YPM Megare – Ngelom-Megare – Sidoarjo.Sabtu(14/2/2026)
Acara dibuka oleh Kepala Sekolah, Dra. Hj. Indah Murfidah, yang diwakili oleh Moh. Ibnu Athoillah selalu humas sekolah. Dalam penjelasanya Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak untuk menjadi anak yang cerdas dan berakhlaq mulia. Materi parenting disampaikan oleh Dr. Ketut Abid Halimi, motivator peraih Best Motivator ASEAN Choice Award 2024.
Suasana seminar berlangsung penuh kehangatan dan haru. Banyak peserta yang menitikkan air mata saat mengikuti materi, menandakan betapa kuatnya pesan yang disampaikan.

Seminar Parenting SMP YP SMP YPM 1 Taman menghadirkan kegiatan inspiratif melalui Seminar Parenting yang berlangsung penuh khidmat dan sarat makna. Mengusung tema “Membangun Generasi Cerdas Berkarakter Mulia”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi para orang tua dan peserta yang hadir.
Dalam pemaparannya, Motivator, DR. Ketut Abid Khalimi, S. Pd. I, M. Pd, H.Ct mengajak peserta merenungi satu hal sederhana yang sering terlupakan yaitu nikmat kehidupan. Tangan yang masih bisa menggenggam, kaki yang masih mampu melangkah, serta nafas yang masih terhembus adalah karunia yang tak ternilai. “Setiap pagi kita bangun, sejatinya itu adalah kesempatan hidup yang Allah berikan kembali. Maka awali hari dengan Alhamdulillah, bukan dengan keluhan,” tutur beliau.jelasnya.
Beliau mengingatkan bahwa tidur adalah bentuk “kematian sementara”, sehingga doa bangun tidur bukan sekadar bacaan rutin, melainkan wujud kesadaran dan syukur,
“Alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wa ilaihin nusyur.”
Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti menyentuh kaki, dada, wajah, dan kepala sambil mengucap syukur setiap pagi selama tujuh hari berturut-turut dapat melatih energi positif dalam diri seseorang.
Lebih lanjut, narasumber yang pernah meraih gelar The Best Motivator Asian Choice 2026, menjelaskan tentang lima jenis orang yang tidak bisa dilawan energinya.
Pertama, orang yang tidak memiliki sakit hati dan iri hati. Jika disakiti, ia memilih diam dan tidak membalas dengan kemarahan. Kedua, orang yang hidupnya selaras dan seimbang antara ibadah, olahraga, makan, dan hiburan. Ketiga, orang yang telah selesai dengan dirinya sendiri, tidak lagi membutuhkan validasi atau pujian dari orang lain.
Keempat, orang yang doanya kuat, lahir dari vibrasi, frekuensi, dan energi kebaikan yang terpancar dari hati yang bersih. Kelima, orang yang mudah memaafkan bahkan sebelum diminta. Karena kekuatan sejati bukan pada membalas, melainkan pada kemampuan melepaskan.
Beliau juga menekankan pentingnya istighfar sebagai “obat dari segala obat”. Dalam istighfar terdapat pengakuan, kepasrahan, dan kesadaran untuk kembali kepada Allah SWT. (Ss/aba)





