LIPUTANINSPIRASI, Sidoarjo— Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan 1447 H, yang penuh dengan pengampunan. Keluarga Besar SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo menggelar kegiatan Pondok Ramadan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) bersama Komite Sekolah, pada (14/3/2026) di Aula SMK Negeri 2 Buduran.
Acara inti dibuka oleh Kepala SMK Negeri 2 Buduran, Dra. Hj. Mariya Ernawati, MM yang langsung memberikan pengarahan, dan menekankan pentingnya menjaga harmoni dan dedikasi di bulan mulia.
Ia berpesan agar momentum Ramadan menjadi ajang “Ngaji Ati” untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sebagai bentuk bakti kepada negara.
Mengusung tema “Gayeng Bareng Ramadan: Ngaji Ati Nguatke Bhakti,” acara ini berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan di lingkungan sekolah.
Rangkaian acara dimulai sejak pagi dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berpartisipasi aktif dalam tadarus bersama. “Semangat literasi religi ini berhasil merampungkan 3 kali khotam Al-Qur’an, yang diniatkan untuk keberkahan sekolah dan penguatan spiritualitas diri,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Komite Sekolah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin erat antara sekolah dan orang tua murid, khususnya dalam mendukung kegiatan-kegiatan bernuansa karakter seperti ini.
Puncak kegiatan diisi siraman rohani oleh Ustadz Abdullah Musyafa’, M.Pd.I yang menjelaskan bahwa esensi utama disyariatkannya puasa adalah untuk membentuk pribadi muslim yang Bertaqwa.
“Puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan proses transformasi batin agar kita lebih peka secara sosial dan teguh secara iman,” sampainya.
Tak hanya soal puasa, Ustadz Musyafa’ juga memberikan edukasi mendalam mengenai Ngaji Zakat Fitrah, mengingatkan jamaah mengenai kewajiban, tata cara, dan hikmah zakat sebagai pembersih diri dan penyempurna ibadah Ramadan.
Sesi ini ditutup dengan doa Khotmil Quran yang menggetarkan hati.
Menjelang azan magrib, suasana semakin akrab dengan sesi pembagian doorprize yang menambah keceriaan para peserta. Setelah berbuka puasa bersama, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Salat Isya berjamaah. Salat Tarawih dan Witir berjamaah.
“Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi serta menyegarkan kembali semangat pengabdian seluruh warga SMK Negeri 2 Buduran di sisa sepuluh hari terakhir Ramadan,” harap Bu Mariya_sapaan akrabnya.
Selain itu juga ada kegiatan GNOTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) berbagi untuk 72 siswa yatim piatu yang bertujuan untuk memperbanyak sedekah dan menguatkan iman serta mengantar generasi sukses berkarakter.(mad/aba)




