LIPUTANINSPIRASI, Bojonegoro – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk ikut mendorong program-program Pemkab Bojonegoro. Beberapa kegiatan telah dilakukan, diantaranya lewat program Kunjungan Silaturahmi dan Inspirasi (KUSIRAMI) yang digelar Jumat (23/1/2026) bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan KUSIRAMI merupakan salah satu agenda DWP yang bertujuan mempererat silaturahmi antaranggota serta menjadi wadah berbagi inspirasi dan pengetahuan. Pada kesempatan tersebut, DWP juga memberikan materi edukasi tentang pemanfaatan tanaman kelor sebagai bagian dari upaya peningkatan wawasan kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Emi Edi Susanto, menjelaskan bahwa DWP merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun anggota dari berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya, yang bersifat mandiri, non-politik, dan profesional. Kegiatan-kegiatan DWP akan terus dicanangkan sebagai bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
“Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Bojonegoro berharap dapat terus memperkuat silaturahmi, saling menginspirasi, serta berkontribusi dalam mewujudkan Bojonegoro yang semakin bahagia, makmur, dan membanggakan,” tegasnya.
Ketua DWP DPRD Kabupaten Bojonegoro, Luky Yayan Rohman mengucapkan terima kasih kepada DWP Sekwan dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam kegiatan ini, DWP Bojonegoro menyampaikan materi terkait manfaat dan kegunaan kelor.
“Tanaman kelor di Indonesia seringkali dikenal karena mitosnya yang berkhasiat menggugurkan berbagai ilmu hitam dan bisa mengalahkan kekuatan makhluk halus. Ternyata di balik kemistisan daun kelor, didalamnya terdapat berbagai kandungan dan khasiatnya,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan KUSIRAMI ini turut dimeriahkan dengan Senam Sehat Berdaya yang diikuti oleh para peserta dengan sangat antusias. Selain itu, dilakukan penyerahan pohon dari DWP Kabupaten Bojonegoro kepada DWP DPRD Kabupaten Bojonegoro sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, mengingat peran penting pohon dalam memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. (ai/nn/Pemkab)




